CARI RESEP ANDA DI SINI

Rabu, 03 Agustus 2022

Resep Kue Pancong Khas Betawi

Kue pancong tepung beras khas Betawi terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, santan, dan sedikit tepung tapioka.

Kue basah yang gurih pakai tepung beras dan lembut dengan tepung terigu. Kue basah tradisional ini umumya berbentuk mirip dengan kue pukis karena dimasak melalui cetakan yang sama tetapi berbeda tekstur dan cita rasa.

Kue pancong sangat populer sebagai jajanan kuliner khas Betawi, bahkan sekarang kreasi dan penyajiannya sudah sangat lebih kreatif dan inovatif.

Kue Pancong Khas Betawi



Umumnya adonan kue pancong tidak memakai gula, sedangkan bahan adonan dasar bisa menggunakan tepung terigu ataupun tepung beras yang dikombinasikan dengan kelapa parut dan santan sehingga terasa sangat enak, sedikit asin dan gurih.

Secara sederhana kue pancong sering ditemui dengan disajikan bersama taburan gula pasir untuk perpaduan cita rasa manis atau enak juga dengan cocolan saus baik tomat maupun saus sambal untuk perpaduan cita rasa pedas. Cara Memasak Opor Ayam Bumbu Jadi

Tidak hanya itu, topping aneka rasa seperti keju, coklat meises atau aneka topping lainnya juga cocok untuk memperkaya cita rasanya.

Bahan

  1. 200 gram tepung beras
  2. 2 sdm tepung tapioka
  3. 200 gram kelapa parut agak tua
  4. 450-500 ml santan (bisa diganti dengan santan cair kemasan ukuran 65ml ditambah air)
  5. 1 sdt garam

Cara membuat kue pancong tepung beras

  1. Rebus santan sampai mendidih. Angkat, biarkan hingga hangat suam kuku.
  2. Campur semua bahan kecuali santan, aduk rata. Tambahkan santan sedikit demi sedikit hingga adonan cukup kental. Diamkan selama 15 menit.
  3. Panaskan cetakan pukis, olesi dengan minyak goreng. Tunggu sampai benar-benar panas. Tuang adonan, tutup cetakan. Kecilkan api, tunggu enam sampai sepuluh menit.
  4. Balik adonan, masak selama satu menit. Cetakan tidak usah ditutup agar kue tanak dan tidak mudah basi. Angkat. Sajikan. Kue pancong bisa tahan sampai dua hari di suhu ruang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar